Nama : Moh Dody
Tempat/tgl lahir : Pamekasan/02-12-1994
Alamat : Jln.bazar
Sekolah : smk negeri 2 pamekasan
Jurusan : Teknik komputer & jaringan
Hobi : Main bola volli
cita-cita : Menjadi guru
Rabu, 22 Desember 2010
Senin, 22 November 2010
contoh kecelakaan kerja industri
TEMPO Interaktif, Bandung – Tiga pekerja tewas saat mengerjakan proyek pemasangan pipa beton air limbah Perusahaan Daerah Air Minum Kota Bandung di area persimpangan Jalan Pasirluyu dan Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Ahad (24/10) dini hari.
Ketiganya, Darhendi, 42 tahun, Parman, 42 tahun, dan Warsim, 52 tahun, terjebak dalam gorong-gorong berdiameter 1,1 meter dan terendam air bah dari manhole atau lubang saluran lama yang dindingnya jebol sekitar 8 meter di bawah Jalan Soekarno-Hatta.
Juru bicara Kepolisian Resor Kota Besar Bandung Komisaris Endang Sri Wahyu Utami membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pekerja proyek yang terjebak air bah dalam gorong-gorong bakal saluran air kotor tersebut, kata dia, sebetulnya ada lima orang.
“Tapi yang dua orang berhasil selamat, sedangkan yang tiga orang itu meninggal,” katanya saat dihubungi Ahad (24/10). Kedua korban yang selamat adalah Rusyani, 42 tahun, dan Rudin, juga 42 tahun.
Endang menambahkan, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Sejumlah saksi pekerja dan otoritas proyek sudah dimintai keterangan. Lokasi kejadian di lubang saluran tempat masuk pekerja proyek pemasangan pipa beton bawah tanah di tepi Sungai Cikapundung di persimpangan Jalan Pasirluyu dan Jalan Soekarno-Hatta, juga sudah dipasangi garis polisi.
“Penyelidikan untuk memastikan apakah kejadian itu memang murni kecelakaan atau ada unsur kelalaian atau kesengajaan,” kata dia.
Saksi korban Rusyani mengatakan pengerjaan proyek di lubang saluran Pasirluyu dilakukan 11 pekerja asal Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaen Brebes, Jawa Tengah. Secara bergantian selama 24 jam, mereka ditugasi memasang pipa beton bakal saluran air limbah hingga menyambung dengan pipa serupa yang sudah dipasang lebih dahulu. Pipa lama itu berujung di bekas lubang saluran lama di bawah Jalan Soekarno Hatta yang berjarak sekitar 87 meter di timur lubang saluran Pasirluyu.
Sabtu malam dan Ahad dini hari tadi adalah giliran tugas Rusyani, Darhendi, Parman, Warsim, Rudin, dan Yanto. “Setelah sempat mengaso, sekitar jam 01.00 dini hari tadi, kami berlima turun ke lubang dan masuk gorong-gorong. Sedangkan Yanto menunggu di luar manhole,” ujar Rusyani di Instalasi Jenazah Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.
Rusyani menjelaskan, Darhendi yang pertama turun dan masuk ke dalam gorong-gorong berdiameter 1,1 meter sambil menenteng cangkul. Lalu kemudian dirinya, Parman, Warsim, dan Rudin.
“Di dalam pipa (gorong-gorong), kami berjalan jongkok 80 meter lebih. Kami akan membersihkan dan mengangkut koral bekas urukan di dekat dinding manhole lama sebelum pipa yang kami pasang dihubungkan,” kata Rusyani.
Pembersihan dilakukan dengan menggunakan cangkul oleh Darhendi. Sedangkan keempat rekan di belakangnya bertugas mengangkut bebatuan itu keluar secara estafet. “Setelah sekitar setengah jam kami bekerja, tiba-tiba dinding kayu manhole lama jebol, tak kuat menampung air hujan yang memenuhinya,” ujar Rusyani.
Selanjutnya, arus deras mirip air bah pun merendam dan mendorong kelima pekerja. “Seluruh pipa langsung dipenuhi air,” kata Rusyani.
Sekuat tenaga, kata Rusyani, para pekerja menahan nafas lalu berbalik dan berusaha bergerak secepatnya bersama air menuju manhole Pasirluyu. "Gerak cepat saya tak sia-sia. Dalam hitungan menit berhasil mencapai manhole Pasirluyu dan menghirup udara lagi," katanya. “Rasanya saya sempat menginjak tubuh teman saya tapi nggak tubuh siapa.”
Ia tak sendirian. Rudin yang masuk gorong-gorong paling akhir dan paling dekat ke lubang saluran Pasirluyu juga selamat. “Pas air datang saya langsung menutup mulut dan hidung dan menengadahkan kepala. Lalu buru-buru jalan keluar bersama air. Alhamdulillah saya selamat,” aku Rudin.
Setibanya di lubang saluran Pasirluyu, Rudin pun langsung meminta bantuan Yanto dan kolega lainnya untuk mematikan listrik dan membantu empat kawan yang masih terjebak di gorong-gorong. “Untung listrik langsung ada yang mematikan. Kalau tidak, mungkin saya juga akhirnya tak selamat karena bisa tersetrum kalau air dari bawah menjangkau sambungan listrik di manhole (Pasirluyu),” kata dia.
Tapi malang, tiga pekerja lain tak seberuntung Rudin dan Rusyani. Darhendi, Parman, dan Warsim diduga kehabisan nafas hingga tewas di gorong-gorong. Jasad ketiga korban tewas berhasil dievakuasi sekitar pukul 03.00 dini hari. Lalu setelah sempat dipulasara di instalasi jenazah RS Hasan Sadikin, jasad ketiganya langsung dibawa pulang ke keluarga mereka di Cikakak, Brebes.
Kepala Desa Cikakak, Dria Wahana, mengatakan, seluruh biaya pemulasaraan dan transportasi untuk ketiga korban tewas ditanggung perusahaan yang mempekerjakan mereka, PT Seruni Mas.
“Kami tak keluar sepeserpun untuk biaya-biaya itu. Hanya soal santunan untuk para ahli waris ketiga korban masih dalam proses pembicaraan,” kata Dria yang datang menjemput warganya itu ke RS Hasan Sadikin, Ahad siang.
Erick P Hardi
• Share
• Send
• Print
•
Topik :
• kecelakaan kerja
Ketiganya, Darhendi, 42 tahun, Parman, 42 tahun, dan Warsim, 52 tahun, terjebak dalam gorong-gorong berdiameter 1,1 meter dan terendam air bah dari manhole atau lubang saluran lama yang dindingnya jebol sekitar 8 meter di bawah Jalan Soekarno-Hatta.
Juru bicara Kepolisian Resor Kota Besar Bandung Komisaris Endang Sri Wahyu Utami membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pekerja proyek yang terjebak air bah dalam gorong-gorong bakal saluran air kotor tersebut, kata dia, sebetulnya ada lima orang.
“Tapi yang dua orang berhasil selamat, sedangkan yang tiga orang itu meninggal,” katanya saat dihubungi Ahad (24/10). Kedua korban yang selamat adalah Rusyani, 42 tahun, dan Rudin, juga 42 tahun.
Endang menambahkan, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Sejumlah saksi pekerja dan otoritas proyek sudah dimintai keterangan. Lokasi kejadian di lubang saluran tempat masuk pekerja proyek pemasangan pipa beton bawah tanah di tepi Sungai Cikapundung di persimpangan Jalan Pasirluyu dan Jalan Soekarno-Hatta, juga sudah dipasangi garis polisi.
“Penyelidikan untuk memastikan apakah kejadian itu memang murni kecelakaan atau ada unsur kelalaian atau kesengajaan,” kata dia.
Saksi korban Rusyani mengatakan pengerjaan proyek di lubang saluran Pasirluyu dilakukan 11 pekerja asal Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaen Brebes, Jawa Tengah. Secara bergantian selama 24 jam, mereka ditugasi memasang pipa beton bakal saluran air limbah hingga menyambung dengan pipa serupa yang sudah dipasang lebih dahulu. Pipa lama itu berujung di bekas lubang saluran lama di bawah Jalan Soekarno Hatta yang berjarak sekitar 87 meter di timur lubang saluran Pasirluyu.
Sabtu malam dan Ahad dini hari tadi adalah giliran tugas Rusyani, Darhendi, Parman, Warsim, Rudin, dan Yanto. “Setelah sempat mengaso, sekitar jam 01.00 dini hari tadi, kami berlima turun ke lubang dan masuk gorong-gorong. Sedangkan Yanto menunggu di luar manhole,” ujar Rusyani di Instalasi Jenazah Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.
Rusyani menjelaskan, Darhendi yang pertama turun dan masuk ke dalam gorong-gorong berdiameter 1,1 meter sambil menenteng cangkul. Lalu kemudian dirinya, Parman, Warsim, dan Rudin.
“Di dalam pipa (gorong-gorong), kami berjalan jongkok 80 meter lebih. Kami akan membersihkan dan mengangkut koral bekas urukan di dekat dinding manhole lama sebelum pipa yang kami pasang dihubungkan,” kata Rusyani.
Pembersihan dilakukan dengan menggunakan cangkul oleh Darhendi. Sedangkan keempat rekan di belakangnya bertugas mengangkut bebatuan itu keluar secara estafet. “Setelah sekitar setengah jam kami bekerja, tiba-tiba dinding kayu manhole lama jebol, tak kuat menampung air hujan yang memenuhinya,” ujar Rusyani.
Selanjutnya, arus deras mirip air bah pun merendam dan mendorong kelima pekerja. “Seluruh pipa langsung dipenuhi air,” kata Rusyani.
Sekuat tenaga, kata Rusyani, para pekerja menahan nafas lalu berbalik dan berusaha bergerak secepatnya bersama air menuju manhole Pasirluyu. "Gerak cepat saya tak sia-sia. Dalam hitungan menit berhasil mencapai manhole Pasirluyu dan menghirup udara lagi," katanya. “Rasanya saya sempat menginjak tubuh teman saya tapi nggak tubuh siapa.”
Ia tak sendirian. Rudin yang masuk gorong-gorong paling akhir dan paling dekat ke lubang saluran Pasirluyu juga selamat. “Pas air datang saya langsung menutup mulut dan hidung dan menengadahkan kepala. Lalu buru-buru jalan keluar bersama air. Alhamdulillah saya selamat,” aku Rudin.
Setibanya di lubang saluran Pasirluyu, Rudin pun langsung meminta bantuan Yanto dan kolega lainnya untuk mematikan listrik dan membantu empat kawan yang masih terjebak di gorong-gorong. “Untung listrik langsung ada yang mematikan. Kalau tidak, mungkin saya juga akhirnya tak selamat karena bisa tersetrum kalau air dari bawah menjangkau sambungan listrik di manhole (Pasirluyu),” kata dia.
Tapi malang, tiga pekerja lain tak seberuntung Rudin dan Rusyani. Darhendi, Parman, dan Warsim diduga kehabisan nafas hingga tewas di gorong-gorong. Jasad ketiga korban tewas berhasil dievakuasi sekitar pukul 03.00 dini hari. Lalu setelah sempat dipulasara di instalasi jenazah RS Hasan Sadikin, jasad ketiganya langsung dibawa pulang ke keluarga mereka di Cikakak, Brebes.
Kepala Desa Cikakak, Dria Wahana, mengatakan, seluruh biaya pemulasaraan dan transportasi untuk ketiga korban tewas ditanggung perusahaan yang mempekerjakan mereka, PT Seruni Mas.
“Kami tak keluar sepeserpun untuk biaya-biaya itu. Hanya soal santunan untuk para ahli waris ketiga korban masih dalam proses pembicaraan,” kata Dria yang datang menjemput warganya itu ke RS Hasan Sadikin, Ahad siang.
Erick P Hardi
• Share
• Send
•
Topik :
• kecelakaan kerja
Rabu, 13 Oktober 2010
Cara Merakit PC ( Komputer )
Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar .. dari beberapa referensi yang saya pelajari .. maka berikut ini akan dijelaskan langkah demi langkah cara merakit komputer, mudah-mudahan bermanfaat ..
Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:A. Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah
Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
- Penentuan Konfigurasi Komputer
- Persiapan Kompunen dan perlengkapan
- Pengamanan
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
- Komponen komputer
- Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
- Buku manual dan referensi dari komponen
- Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
- Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
- Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
- Penyiapan motherboard
- Memasang Prosessor
- Memasang heatsink
- Memasang Modul Memori
- memasang Motherboard pada Casing
- Memasang Power Supply
- Memasang Kabel Motherboard dan Casing
- Memasang Drive
- Memasang card Adapter
- Penyelesaian Akhir
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
- Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
- Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
- Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
- Turunkan kembali tuas pengunci.
- Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
- Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
- Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
- Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
- Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
- Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
- sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
- Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
- Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
- Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
- Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
- Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
- Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
- Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
- HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
- Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
- Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
- Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
- Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
- Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
- Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
- Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
- Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
- Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
- Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
- Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
- Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
- Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
- Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
- Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
- Pasang sekerup penahan card ke casing
- Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
- Pasang penutup casing dengan menggeser
- sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
- Pasang konektor monitor ke port video card.
- Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
- Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
- Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
Senin, 11 Oktober 2010
cara menginstl windows xp
Langkah-langkah Cara Menginstal Windows XP Beserta Gambarnya
Sponsored
Komputer yang telah kita rakit belumlah bisa digunakan untuk aktifitas bekerja layaknya komputer yang kita temui di kantor-kantor atau rumah, Untuk itulah dibutuhkan Operating System atau Sistem Operasi yang menghubungkan manusia dengan peripheral komputer tersebut, komputer tanpa operating sistem tidak bisa digunakan, ibarat anda punya hape tetapi tidak ada sistem operasi, perlu digarisbawahi atau dicetaktebalkan, sistem operasi bukanlah merupakan suatu software, jadi sistem operasi =/= software. Lalu apa bedanya ? sebuah software membutuhkan sistem operasi, sistem operasi ini yang menjembatani antara software dengan hardware. Nah sistem operasi di sini yang familiar adalah Microsoft Windows. Windows bukanlah salah satu sistem operasi, ada banyak sistem operasi lain seperti Linux, Sun Microsystem. Mac OS, Symbhian. Sistem operasi diibaratkan sebagai body sebuah mobil, sedang mesinnya adalah hardware-hardware, nah kalo kita ikut menumpang kitalah softwarenya.





























Komputer yang telah kita rakit belumlah bisa digunakan untuk aktifitas bekerja layaknya komputer yang kita temui di kantor-kantor atau rumah, Untuk itulah dibutuhkan Operating System atau Sistem Operasi yang menghubungkan manusia dengan peripheral komputer tersebut, komputer tanpa operating sistem tidak bisa digunakan, ibarat anda punya hape tetapi tidak ada sistem operasi, perlu digarisbawahi atau dicetaktebalkan, sistem operasi bukanlah merupakan suatu software, jadi sistem operasi =/= software. Lalu apa bedanya ? sebuah software membutuhkan sistem operasi, sistem operasi ini yang menjembatani antara software dengan hardware. Nah sistem operasi di sini yang familiar adalah Microsoft Windows. Windows bukanlah salah satu sistem operasi, ada banyak sistem operasi lain seperti Linux, Sun Microsystem. Mac OS, Symbhian. Sistem operasi diibaratkan sebagai body sebuah mobil, sedang mesinnya adalah hardware-hardware, nah kalo kita ikut menumpang kitalah softwarenya.
1. Siapkan CD Master Microsoft Windows XP.
Dalam pembelian CD Windows XP ada dua pilihan, versi tray dan versi box, untuk versi tray hanya berbentuk cd dan buku manual saja, sedangkan untuk versi box ada boxnya.
Masuklah ke menu BIOS untuk mencari fasilitas boot pertama kali lewat CD/DV ROM. Tergantung BIOS yang ada, bisa menekan tombol DEL /ESC/F1 berulang-ulang saat pertama kali komputer di hidupkan.
Sebagai contoh ini adalah Award BIOS, pada gambar yang dilingkari ubahlah menjadi CD/DVD, jika sudah simpan perubahan tersebut dengan menekan F10, setelah itu simpan setting tersebut dan keluar.
Proses booting akan mendeteksi CD/DVD dahulu, jika benar maka akan muncul proses instalasi Microsoft Windows ( selanjutnya disebut saja dengan Windows ). Tekan sembarang tombol untuk memasuki proses instalasi Windows.
Proses booting akan mendeteksi CD/DVD dahulu, jika benar maka akan muncul proses instalasi Microsoft Windows ( selanjutnya disebut saja dengan Windows ). Tekan sembarang tombol untuk memasuki proses instalasi Windows.
1. CD Windows XP akan dibaca, dan akan keluar keterangan yang membingungkan di bawahnya, itu adalah indikasi bawah Windows sedang meload file-file tertentu untuk proses instalasi.
2. Jika Windows sudah selesai membaca file-file tersebut maka akan muncul tampilan “Welcome Setup“ berikut
Ada 3 pilihan.
a. To set up Windows XP now, press ENTER
Maksudnya kita kita memulai melakukan instalasi Windows, maka cukup menekan tombol ENTER
b. To repair a Windows X installation using Recovery Console, press R
Maksudnya bahwa untuk recovery Windows jika terjadi masalah sistem tetapi ini jika kita sudah menginstall Windows terlebih dahulu
c. To quit Setup without installaion Windows XP, press F3
Tujuannya adalah membatalkan proses instalasi Windows.
a. To set up Windows XP now, press ENTER
Maksudnya kita kita memulai melakukan instalasi Windows, maka cukup menekan tombol ENTER
b. To repair a Windows X installation using Recovery Console, press R
Maksudnya bahwa untuk recovery Windows jika terjadi masalah sistem tetapi ini jika kita sudah menginstall Windows terlebih dahulu
c. To quit Setup without installaion Windows XP, press F3
Tujuannya adalah membatalkan proses instalasi Windows.
3. Jika kita menekan ENTER maka kita akan menuju langkah selanjutnya yaitu persyaratan untuk tunduk pada Licensing Agreement, dan anda harus menjawabnya dengan menekan F8, jika tidak dijawab atau di tolak maka anda tidak akan dapat meneruskan proses instalasi, jika anda setuju terhadap persyaratan tersebut ( siapa pernah baca peraturan ? ) maka akan masuk tahap berikutnya.
4. Jika anda setuju sekarang saatnya masuk ke proses pemilihan partisi hardisk, seandainya hardisk tersebut masuk baru maka akan ada tampilan seperti ini
Maksudnya proses instalasi membaca adanya satu hardisk yang besarnya 19093 M atau 20 GB, jika anda dah yakin sesuai keberadaan hardisk tersebut tekan enter saja, untuk melakukan proses formating hardisk, format hardisk adalah membentuk blok dan cluster di dalam kepingan hardisk.
5. Proses formating hardisk
Anda bisa memilih tipe partisi, bisa FAT atau NTFS. Jika pilihan sudah benar pilih salah satu dan tekan enter, maka instalasi akan meneruskan ke tahap selanjutnya.
Ini contoh proses formating sedang berlangsung.
6. Proses selanjutnya akan secara otomatis meload file-file windows untuk dicopy ke dalam hardisk.
Jika selesai tercopy saatnya booting ulang, alias restart dengan sendirinya.
Proses instalasi selanjutnya akan dimulai dengan munculnya logo Windows
7. Setelah melewati tahap ini kita diminta untuk memasukan parameter yang diminta dalam proses instalasi. Regional and Language Options, adalah memasukan lokasi dan bahasa yang digunakan, untuk bahasa Indonesia saat ini belum ada, kecuali dalam Windows XP Starter Edition.
8. Tahap selanjutnya adalah memasukan nama dan perusahaan anda.
9. Memasukan 25 key yang ada di box atau cd
10. Proses selanjutnya memasukan password sistem, password di sini bukan password saat kita masuk ke Windows, tetapi password yang akan digunakan jika kita hendak mereparasi windows atau masuk safe mode
11. Memasukan setting jam dan tanggal serta Time Zone
12. Setting network bisa anda abaikan dengan tekan typical saja
Sampai tahap ini kita akan menunggu sampai Windows selesai melakukan instalasi, jika proses selesai Windows akan melakukan restart atau booting ulang. Setelah booting ulang maka Windows akan melakukan setting lagi bagi pengguna atau final setup, setting terakhir dan Windows akan mulai bisa digunakan secara default.
Ucapan Welcome to Microsoft Windows jika berhasil akan muncul seperti gambar di atas, kita memasukan nama pengguna dengan menekan tombol di sebelah kanan bawah.
Langkah selanjutnya bisa anda teruskan sendiri.
Selesai dengan tampilnya desktop Windows XP
Langganan:
Postingan (Atom)